Scholes Acap Jadikan Fergie Sasaran Tembak

Berita Bola: Manchester - Gol Paul Scholes ke gawang Fulham dipuji karena dinilai ciamik. Sir Alex Ferguson yang biasa dijadikan sasaran tembak oleh Scholes pun jadi rela-rela saja kalau latihannya berbuah seindah itu.

Di menit ke-11 partai lawan Fulham, gelandang MU Michael Carrick mengambil ancang-ancang melakukan sepak pojok. Bola lantas dia layangkan ke luar kotak penalti.

Di sana telah menanti Scholes. Tanpa kontrol lagi, si kulit bundar langsung disepaknya keras untuk bersarang di dalam gawang Mark Schwarzer, kendati sang kiper sempat menahannya. Itulah gol pembuka dalam kemenangan 3-0 'Setan Merah'.

Cara Scholes melesakkan bola ke gawang Fulham disebut-sebut sebagai salah satu kreasi golnya yang terindah. Sang pemain sendiri kurang setuju.

"Saya pikir itu tak termasuk salah satu yang terbaik. Operan Michael bagus dalam menemukan saya dan saya menerimanya dengan cukup baik. Kiper mungkin sedikit kecewa karena tak bisa menahannya, tapi saya senang bisa bergulir ke dalam gawang," kata Scholes di situs MU.

Sir Alex Ferguson yang jadi manajernya di MU tampak kurang setuju. Dengan ceria, Fergie yang mengaku sering jadi sasaran tembakan Scholes memuji gol dan pemainnya habis-habisan.

"Itu adalah sepakan luar biasa. Dalam latihan setiap harinya, dia biasa mencoba mengenaiku! Beberapa dari pergerakannya malam ini sangat luar biasa," puji Fergie.
(dtc/krs/a2s)

Liga Champions: Dendam Robben pada Liverpool

Madrid - Dua tahun bukanlah waktu yang terlalu lama bagi seorang Arjen Robben untuk melupakan kenangan pahit. Karena itulah, Robben ingin membalaskan dendamnya kepada Liverpool.

Kenangan pahit yang ditimbulkan Liverpool kembali membayang di benak Robben ketika klubnya, Real Madrid, akan berhadapan dengan Liverpool di fase knock-out Liga Champions pekan depan.

"Saya ingin mengalahkan Liverpool karena saya kalah melawan mereka dua kali, semuanya di semifinal," ungkap Robben kepada Radio Marca seperti dikutip oleh Reuters.

"Reina (Pepe Reina, kiper Liverpool) juga menggagalkan tendangan penalti saya dan saya ingin melakukannya lagi dan mencetak gol kali ini," seru gelandang Madrid berpaspor Belanda itu.

Apa sih masalah Robben? Rupanya, peristiwanya mundur ke tahun 2005 dan 2007. Pemain berusia 24 tahun tersebut kala itu memperkuat Chelsea yang dua kali kalah dari The Reds di semifinal Liga Champions.

Dua tahun lalu, Liverpool mengalahkan Chelsea 4-1 melalui adu penalti setelah berbagi angka 1-1 dalam agregat. Kala itu, Reina menggagalkan sepakan penalti Robben dan Geremi.

Robben kemudian meninggalkan Chelsea pada Agustus 2007. Penampilan eks bintang PSV Eindhoven itu belakangan ini sangat baik dan menjadi salah satu kunci dalam deretan delapan kemenangan beruntun Madrid.

Robben tidak bermain ketika Los Blancos menghantam Sporting Gijon 4-0 akhir pekan lalu karena cedera otot ringan. Tetapi pemain sayap dengan kaki kiri maut itu diharapkan bisa bermain di leg pertama melawan Liverpool di Santiago Bernabeu, 25 Februari.

"Liverpool adalah tim yang sangat kuat. Mereka punya seorang pelatih yang sangat bagus dari segi taktik dan mereka tahu bagaimana caranya bermain di pertandingan tertentu," pungkas Robben mengomentari sang calon lawan.
(dtc/arp/roz)

Manchester United akhirnya bisa menyalip Liverpool

Liverpool - Manchester United akhirnya bisa menyalip Liverpool untuk memimpin klasemen sementara Premiership. Tetapi, manajer The Reds, Rafael Benitez, sama sekali tak terganggu dengan situasi itu.

Adalah kemenangan 1-0 atas Bolton Wanderers pada hari Sabtu lalu yang membuat MU memuncaki klasemen. Sebagai catatan, ini juga merupakan pertama kalinya The Red Devils menempati urutan pertama di musim ini.

Dengan kemenangan atas The Trotters itu, MU kini mengoleksi poin 47. Pasukan Sir Alex Ferguson itu unggul sau poin atas Liverpool yang untuk sementara harus puas berada di posisi dua.


AFP/Diego Tuson

Meskipun demikian, The Anfield Gank masih bisa merebut posisi pertama lagi, yakni apabila mereka bisa menundukkan Everton pada hari Senin (19/1/2009). Benitez bahkan yakin mereka seterusnya akan tetap mempertahankan posisi itu.

"Situasinya tak berubah, tak peduli apapun yang mereka lakukan," ujar gaffer asal Spanyol ini seperti dilansir Sportinglife. "Kami harus tetap meraih tiga poin, terutama dalam derby (melawan Everton)."

"Kami akan terus berusaha untuk tetap berada di puncak klasemen. Apabila dalam suatu pekan kami tak berhasil maka kami akan mencobanya di pekan berikutnya dengan meraih tiga poin dan berada di depan lagi."

"Saya memiliki banyak kepercayaan kepada tim saya," tegasnya.